Menyendiri

M’Isolo E Vivo – Saya mengasingkan diri dan bertahan hidup (Dominique Willem Berretty)

Manusia kadang memerlukan waktu untuk menyendiri. Menjauh sementara dari hiruk pikuk dunia dan bertanya kepada diri sendiri. Pertanyaan yang sering aku lontarkan adalah: “Apa sih yang sebenarnya Engkau cari di dunia ini?”

Alhamdulillah, semenjak Morteza masuk SD, saya banyak memiliki kesempatan menyendiri. Setelah mengantarnya ke sekolahnya di lingkungan UPI, saya sering mampir ke Villa Isola yang sekarang menjadi Gedung Rektorat. Taman (belakang) villa ini sangat cocok untuk menyendiri di pagi hari. Villa yang dibangun oleh Dominique Willem Berretty pada tahun 1933 ini memang sebuah tempat mengasingkan diri…

IMG_20161011_070716_HDR.jpg

Foto 1. Terowongan masuk taman belakang

IMG_20161011_070642_HDR.jpg

Foto 2. Kolam persegi dengan hiasan patung tiga anak kecil telanjang (sekarang sudah dipakaikan kain)

IMG_20161011_070543_HDR.jpg

Foto 3. Taman belakang yang rindang

IMG_20161011_070441_HDR.jpg

Foto 4. Kolam belakang yang menenangkan. Sayang bunga teratainya habis dibersihkan

p1020875

Foto 5. Villa Isola tampak depan

Villa Isola 1937.jpg

Foto 6. Villa Isola sekitar tahun 1937 (Sumber: Wikipedia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: