Membangun Bangsa dan Negara

Sewaktu saya kecil, bercita-cita abstrak “berguna bagi  nusa dan bangsa” adalah hal yang wajar. Sepertinya cita-cita tersebut sudah jarang terdengar saat ini. Cita-cita anak-anak kita sekarang cenderung lebih konkrit. Morteza (6), anak sulung saya, bercita-cita menjadi peneliti robot. Menurut analisis singkat saya, era informasi telah membuat anak-anak sekarang lebih cepat melek profesi.

Pertanyaan yang menggelitik bagi para pendidik adalah: Lebih prioritas mana mengajarkan konsep nasionalisme atau profesi terlebih dahulu? Silahkan berkomentar!

Ngomong-ngomong, saya kepikiran hal tersebut, setelah membuka-buka kembali buku hadiah dari pak Nur Mahmudi Ismail berikut:

20151012_215601

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: