Membeli Masa Depan Saat Ini

Hari ini, kami menyelenggarakan acara Economic Outlook 2016, yang merupakan rangkaian penyusunan Rencana Kerja 2016. Saya didaulat menjadi pembaca doa tembak, jadi saya cuplik doa favorit yang diajarkan Rasulullah: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekhawatiran akan masa depan dan kesedihan atas masa lampau. Dan aku berlindung kepada-Mu dari rasa lemah dan malas. Dan aku berlindung pada-Mu dari sifat rakus-pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan dominasi/penindasan dari manusia lain.”

Ternyata Bu Aviliani, sebagai narasumber, menggunakan juga kata kunci masa depan dalam sarannya, “belilah masa depan pada saat ini.”  Ada ketidakpastian di masa depan dan ketidakpastian adalah cost!

Saya menemukan pemaknaan baru atas doa ini: Jangan khawatir masa depan dan sedih atas masa lalu, sebab kita hidup di hari ini. Jangan lemah dan malas, sebab masa depan harus kita beli saat ini. Jangan pengecut dan kikir, sebab masa depan adalah milik si pemberani dan yang berlapang dada…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: