Revolusi Mental

Memperhatikan kegaduhan di republik akhir-akhir ini, saya jadi kepikiran, memang ada yang salah dalam memahami revolusi mental:

  1. Revolusi mental dipahami sebagai revolusi yang mental. Tertolak! Pantes, kita seperti berjalan mundur;
  2. Revolusi mental dibaca dengan aksen sunda, repolusi mental. Melakukan polusi ulang terhadap mental. Pantes makin kotor.

KITA MEMANG HARUS BELAJAR MEMBACA LAGI. IQRA!

IMG-20150303-WA0000

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: