Morteza dan Abbas Assisi

Saya sering kagum dengan kemampuan interpersonal anak saya, Morteza (4 th). Yang terbaru adalah sewaktu di playground ruang tunggu RSIA Hermina. Ketika Morteza melihat sekelompok anak yang sedang bermain di terowongan, ia langsung bergabung dan meloncat-loncat ke atas terowongan. Anak-anak di bawahnya langsung tertawa cekikikan. Wow, entry point yang jitu untuk berinteraksi ala Morteza.

image

Saya jadi teringat dengan Abbas Assisi, seorang dai, penulis Bagaimana Menyentuh Hati. Pada suatu kesempatan, beliau pernah menginjak kaki sesorang dengan sengaja untuk memulai interaksi. Awalnya maaf-memaafkan, kemudian terjalinlah diskusi yang menarik. Pada kesempatan lain sewaktu di dalam kereta, tetangga duduk seperjalanannya hanya diam mematung. Untuk memulai interaksi, sekonyong-konyong beliau bertanya, “apakah Anda asli Afrika?” Kontan si tetangga bereaksi sengit, “memang Anda tidak melihat kalau kulit saya putih?” Memang itu adalah awal yang kurang enak, tapi kemudian terjalinlah percakapan sepanjang perjalanan yang tak terlupakan.

Semoga Morteza bisa menjadi seperti Abbas Assisi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: