Kereta Api dan Keluarga Berencana

Semoga kecelakaan kereta api dan truk BBM di Bintaro kemarin menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas. Semoga korban yang meninggal memperoleh ampunan dan rahmat Allah, yang cedera segera pulih, dan keluarga korban tabah dan dapat mengambil hikmah.

Untuk kasus di atas, kereta api memang menjadi jalan (wasilah) meninggalnya sejumlah manusia sesuai dengan takdir yang telah digariskan Tuhan. Tapi sesungguhnya kereta api lebih banyak menjadi wasilah lahirnya manusia yang lebih banyak. Saya pernah berdiskusi dengan seorang penyuluh Keluarga Berencana (KB) bahwa di daerah-daerah sekitar jalur kereta api banyak ditemukan keluarga dengan jumlah anak yang banyak. Selidik demi selidik ternyata bunyi kereta api di waktu malam sering membuat pasangan suami istri terbangun. Malam gelap, senyap dan dingin, maka terjadilah aktivitas suami istri yang memang dihalalkan. Begitulah kira-kira sehingga tingkat kehamilan dan kelahiran pada keluarga di sekitar jalur kereta api tinggi. Memang hal tersebut didorong juga dengan tingkat edukasi yang relatif kurang, termasuk edukasi atas pentingnya KB.

Image

Sumber gambar: http://sumutpos.co/2013/11/68576/pemukiman-liar-di-pinggir-rel-ka-segera-ditertibkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: