Rumus Sukses Ramadan

Rasulullah pernah bersabda, “wa man shaama ramadhaana imaanan wa ihtisaaban, ghufira lahu maa taqaddama min danbihi,” yang artinya, “dan barang siapa berpuasa Ramadan dengan penuh iman dan penuh perhitungan, niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang lampau.” (Hadist riwayat Bukhari dan Muslim). Dari hadist tersebut kita bisa menurunkan rumus: Sukses Ramadan = Iman + Ihtisab.

Iman disini adalah keyakinan bahwa Allah telah mewajibkan kita berpuasa di bulan Ramadan untuk kebaikan kita, bahwa Allah menyediakan rahmat, ampunan dan fasilitas pembebasan di bulan Ramadan, bahwa Allah telah menjanjikan pahala yang berlipat-lipat di bulan Ramadan, bahwa Rasulullah telah mencontohkan cara bagaimana menjalankan Ramadan dengan sebaik-baiknya, bahwa Allah menyediakan 1 malam di bulan Ramadan dengan kadar 1.000 bulan.

Setelah kita yakin, maka kita tinggal melaksanakan ihtisab, yakni penuh perhitungan dalam beramal. Kita berhitung jangan-jangan ini adalah Ramadan kita yang terakhir. Kita berhitung agar puasa kita tidak batal dan tidak rusak.  Kita berhitung agar kita mendapat bonus pahala dari setiap detik Ramadan yg kita lewati. Kita berhitung agar mendapat ampunan-Nya. Kita berhitung agar laylatul qadr tidak lepas dari tangan kita.

Nah, apabila kita telah mempunyai Iman dan ihtisab seperti itu, maka kita adalah orang yang dijanjikan sebagai orang yang sukses menempuh Ramadan, sukses karena kita telah menjadi manusia-manusia yang kembali kepada fitrah. Selamat Ramadan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: