Singapura, Indonesia dan Sumpah Palapa

EsplanadeTiga hari yang lalu saya baru mengunjungi Singapura. Saya jadi teringat kembali sejarah. Pada abad ke-13, pulau ini dikuasai oleh Kerajaan Sriwijaya. Berdasarkan Hikayat Melayu, daerah ini dinamakan Singapura (kota singa) setelah pangeran Sriwijaya yang baru saja mendarat di pulau ini melihat binatang yang disangkanya singa (kemungkinan besar adalah harimau). Peristiwa ini dianggap sebagai pertanda baik, sehingga sang pangeran menamakan daerah ini menjadi Kota Singa, dalam sanskerta adalah Singapura. Bayangkan, andai sang pangeran melihat monyet, mungkin kita akan mengenal negeri itu dengan nama Wanarapura! Dan kita tak akan mengenal Merlion tapi Mermonkey!

Pulau ini menjadi pusat pelabuhan perdagangan yang terkenal semenjak abad ke-14. Ini tak lepas dari dukungan letak yang strategis, di tengah-tengah jalur perdagangan India dan Cina. Empu Prapanca dalam Kitab Negarakertagama menyebut daerah ini dengan sebutan Tumasik (kota laut). Dalam Sumpah Palapa, Gajah Mada menyebutkan Tumasik sebagai salah satu target penaklukan kerajaan Majapahit. Dan akhirnya cita-cita Gajah Mada memang terwujud, Tumasik menjadi daerah bawahan Majapahit. Peran Singapura semakin signifikan di Asia Tenggara ketika Stamford Raffles membangunnya menjadi kota pelabuhan modern mulai tahun 1819.

Singapura memang sangat nyaman untuk berbisnis, belajar atau untuk sekedar jalan-jalan dan berbelanja. Dipikir-pikir kunci dari kenyamanan ini adalah dua faktor: 1) Disiplin; 2) Menghormati hak semua orang. Dua faktor tersebut membuat negeri ini menjadi teratur dan nyaman. Implikasi dua faktor tersebut sangat besar dan luas, dari kebersihan yang terjaga, lalu lintas teratur, birokrasi yang simpel sampai menjalankan bisnis dengan nyaman, dll.

Kalau masyarakat Indonesia mau, kita bisa melebihi Singapura. Potensi resource yang dimiliki kita lebih banyak. Tinggal bagaimana kita membangun human capital kita. Sepertinya kita patut belajar lagi Sumpah Palapa-nya Gajah Mada, bukan untuk menginvasi Singapura, tapi mengalahkannya di bidang ekonomi, politik dan pendidikan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: