Solusi Jalur Distribusi LPG

lpg-can.jpgProgram konversi minyak tanah ke LPG ternyata mengalami beberapa kendala. Salah satu kendala yang cukup besar adalah masalah kurangnya jalur distribusi LPG. Saluran distribusi LPG existing tidak sampai menjangkau pelosok-pelosok desa. Padahal di situ lah jumlah konsumsi minyak tanah sangat besar.

Oleh karena itu perlu direncanakan pelebaran saluran distribusi untuk menjangkau pedesaan.  Ada dua cara pelebaran wilayah distribusi LPG. Pertama, memperbanyak agen dan pengecer LPG untuk sampai ke desa-desa. Ke-dua melalui pembangunan mini LPG filling plant di setiap kecamatan.

Upaya memperbanyak agen penyalur dan pengecer LPG, penulis pikir hanya cocok sebagai solusi jangka pendek. Kelemahan solusi ini adalah ketika rantai distribusi LPG semakin panjang, beban rantai distribusi ini justru akan membebani masyarakat sebagai end user. Oleh karena itu sebagai solusi jangka panjang, penulis mengusulkan dilakukannnya pembangunan mini LPG filling plant di di setiap kecamatan.  Meskipun pembangunan mini LPG filling plant membutuhkan investasi yang cukup besar, namun keuntungan jangka panjang yang akan diperoleh juga signifikan, diantaranya:

  1. Dengan adanya mini LPG Filling Plant di setiap kecamatan, maka biaya rantai distribusi yang panjang bisa dipotong, sehingga masyarakat bisa memperoleh LPG dengan harga yang tepat.
  2. LPG filling plant akan lebih meyakinkan masyarakat akan ketepatan takaran bahan bakar, karena masyarakat bisa menyaksikan sendiri proses pengisian LPG.

GAMBAR   JALUR DISTRIBUSI

distribusi-cng.png

Penulis mengusulkan pengelolaan LPG Filling Plant dilaksanakan oleh Koperasi Unit Desa. Usulan ini didasarkan pada pertimbangan:

  1. Koperasi Unit Desa ada di setiap kecamatan sudah memiliki sistem manajemen dan administrasi yang memadai.
  2. KUD cukup memiliki kompetensi dalam  usaha distribusi, terutama sebagai bagian dari jaringan distribusi pupuk dan sebagai pelaku usaha retil bahan kebutuhan pokok masyarakat.
  3. Sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Masyarakat melalui koperasi akan turut menikmati keuntungan dari peningkatan demand LPG.

Sumber dana investasi pembangunan bisa diperoleh melalui  pinjaman lunak dari pemerintah kepada Koperasi, yang akan dikembalikan oleh koperasi dari hasil keuntungan pengelolaan mini LPG filling plant.

Selain itu, KUD bisa menyediakan fasilitas kredit pembelian LPG, yaitu pembelian LPG satu tabung bisa diangsur dalam tempo satu bulan dengan biaya administrasi tertentu. Sistem ini bisa mengakomodasi budaya masyarakat Indonesia yang terbiasa membeli bahan bakar secara eceran.

4 Responses to Solusi Jalur Distribusi LPG

  1. catbasdat says:

    Bagaimana dengan jalur distribusi, bukankah juga perbaikan? kalau menurut anda seharusnya bagaimana??

  2. Agus Fitriandi says:

    Menurut hemat saya untuk menjangkau pedesaan, distributor dan agen LPG masih kesulitan menyentuh enduser melalui pengecer dengan rantai distribusi yang pendek akibat keterbatasan infrastruktur yang tersedia. Oleh karena hemat saya lebih baik sekalian saja perbaikan jalur distribusi dilakukan melalui pembangunan LPG mini filling plant di pedesaan. Yang menjadi titik tekan saya adalah agar perbaikan jalur distribusi tersebut juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan pengelolaan LPG mini filling plant oleh KUD diharapkan masyarakat juga akan mendapat keuntungan atas peningkatan demand LPG.

  3. Andi says:

    Saya setuju, hanya saja skill dan pengetahuan mereka yang mengoperasikan LPG filling plant perlu mendapat perhatian.Tidak seperti pupuk, LPG adalah combustible gases yang tentu memerlukan penanganan khusus, dan pastinya KUD yang akan menjadi operator harus memenuhi persyaratan perizinan, selain itu instalasi LPG filling plant sendiri yang mungkin tidak murah…CMIIW hehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: