Gerhana, Shalat Gerhana dan Isyarat Ilmiah

gerhana-bulan.jpgPada Selasa malam Rabu kemarin (28 Agustus 2007),  terjadi peristiwa alam yang menakjubkan : gerhana bulan. Antusias masyarakat untuk melihat gerhana bulan ini cukup besar. Jalanan Bandung sejak pukul 6 terlihat lebih sepi, masyarakat ingin menikmati gerhana bulan dari rumahnya masing-masing. Kalau toh pun masih ada yang di jalanan, mereka beramai-ramai berhenti di tepi jalan untuk mengamati dan ada beberapa yang mengabadikannya melalui kamera handphone. Penulis yang biasa pulang ke rumah ba’da maghrib, juga mempercepat pulang sebelum maghrib, sekedar ingin menjadi saksi gerhana bulan dan sebuah niat untuk melakukan shalat gerhana bulan, seperti yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah kepada umat muslim.

Rasulullah SAW bersabda,”Sesungguhnya matahari dan rembulan adalah dua tanda-tanda kekuasaan Allah, maka apabila kalian melihat gerhana, maka berdo’alah kepada Allah, lalu sholatlah sehingga hilang dari kalian gelap, dan bersedekahlah.” (HR Bukhari-Muslim)

Sayyidatuna A’isyah ra bercerita: Gerhana matahari pernah terjadi di masa Rasululloh SAW kemudian beliau sholat bersama para sahabat. Beliau pun berdiri dengan lama, ruku’ dengan lama, berdiri lagi dengan lama namun lebih pendek dari yang pertama, lalu ruku’ dengan lama namun lebih pendek dari yang pertama, lalu mengangkat kepala dan bersujud, dan melakukan sholat yang terakhir seperti itu, kemudian selesai dan matahari pun sudah muncul. (HR Bukhari, Muslim, Nasa’i, Ahmad, Abu Daud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

KH Fahmi Basya, dosen Matematika Universitas Islam Negeri Sjarif Hidayatullah Jakarta banyak mengupas hikmah tentang putaran atau sudut yang dibuat saat melakukan shalat. Salah satunya, menurut KH Fahmi Basya, salat gerhana berhubungan dengan isyarat ilmiah  gerhana baik matahari maupun bulan. Dalam shalat gerhana ada dua kali rukuk, setiap ruku’ dianggap bersudut 90 derajat. Jika dijumlah maka sudutnya menjadi 180 derajat, yang dalam matematika, ini membentuk garis lurus. Dan memang, ratusan tahun kemudian dari adanya perintah shalat gerhana, para ahli fisika/astronomi baru menemukan bahwa gerhana terjadi akibat posisi bulan, bumi dan matahari yang berada pada satu garis lurus.

Kalau KH. Fahmi Basya mengupas hikmah shalat gerhana dari sudut pandang matematika, penulis mencoba mengupas dari sudut pandang humaniora. Kita sepakat bahwa manusia memiliki tiga komponen pembeda dari makhluk lainnya, yaitu : akal, perasaan (sebenarnya lebih tepat memakai kata : al afidah) dan nafsu. Domain akal adalah otak, domain perasaan (al afidah) adalah hati (qalb), sedangkan nafsu terdapat pada domain mulut, perut dan kemaluan.

Jika kita menganalogikan tiga komponen manusia tersebut dengan semesta, maka akal bisa dianalogikan sebagai matahari, sebab tabiat akal adalah menyinari seperti matahari yang memiliki sumber cahaya sendiri dan mampu menerangi kegelapan semesta. Hati bisa dianalogikan sebagai bulan. Bulan tidak memiliki sumber cahaya sendiri, ia hanya memantulkan cahaya matahari. Hati adalah tempat diterimanya cahaya wahyu dalam bentuk keimanan yang kemudian dipantulkan kembali dalam bentuk pekerjaan hati : akhlak. Nafsu bisa dianalogikan dengan bumi. Di bumilah terdapat karakteristik fisika yang memungkinkan adanya kehidupan, tetapi ia dalam keadaan gelap. Mataharilah yang membuat siangnya menjadi terang dan bulan membuat malamnya menjadi indah. Bulan juga yang menuntun manusia dalam memperhitungkan masa.

Gerhana terjadi ketika matahari, bumi dan bulan berada dalam satu garis lurus. Dan ketika rukuk, otak, hati dan perut berada dalam satu garis lurus juga. Yang menarik adalah shalat gerhana, setiap rakaatnya memiliki dua kali rukuk, berbeda dengan shalat-shalat lainnya. Isyarat shalat gerhana adalah adanya garis lurus , yaitu garis lurus antara otak, hati dan perut seperti dalam gerakan rukuk, seperti garis lurusnya matahari, bumi dan bulan yang menyebabkan terjadinya peristiwa gerhana.

One Response to Gerhana, Shalat Gerhana dan Isyarat Ilmiah

  1. ya banyak artikel yang menarik tentang Industri salam kenal juga dari saya http://burnerindustri.blogspot.com/p/investasi-masa-depan.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: