Petunjuk Teknis Retrofit AC Split/Window/Package Unit dengan Menggunakan Refrigeran Hidrokarbon MC-22

Sehubungan dengan banyaknya permintaan dari pembaca blog ini mengenai penjelasan prosedur retrofit Sistem Refrigerasi dengan menggunakan refrigeran hidrokarbon, maka kali ini saya posting petunjuk teknis retrofit dengan refrigeran hidrokarbon MC-22. Prosedur teknis untuk pengisian MC-12 dan MC-134 akan saya tampilkan di posting selanjutnnya. Semoga bermanfaat.

PETUNJUK PEMVAKUMAN AC SPLIT / AC WINDOW, PACKAGE UNIT

Sebelum peralatan pengisian (manifold gauge, pompa vakum) dipasang, AC Window harus dilengkapi dengan nepel pengisian yang dipasang di pipa hisap (suction side). AC split umumnya sudah dilengkapi dengan kran pengisian di sisi hisap dan sisi tekan (low dan high pressure).

  1. Pasang manifold gauge / analyzer pada peralatan pendingin dengan ketentuan sebagai berikut: Slang warna biru dihubungkan dgn nepel di sisi hisap (low pressure); Slang warna merah dihubungkan ke nepel sisi tekan (high pressure) bila ada, bila tidak ditutup; Slang warna kuning dihubungkan ke pompa vakum.
  2. Putar kran warna merah dan biru ke arah terbuka sampai maksimum (kran di high dan low pressure).
  3. Jalankan pompa vakum selama minimum 20 menit.
  4. Tambahkan oli pendingin secukupnya melalui sisi hisap.
  5. Setelah sistem divakum putar kran merah dan biru ke arah tertutup. Perhatikan apabila sistem setelah divakum perlu ditambahkan oli, maka sistem perlu pemvakuman ulang. Disarankan oli yang dipakai memiliki viscositas 4 GS atau 5 GS.

PETUNJUK PENGISIAN REFRIGERAN MUSI.cool MC-22 UNTUK AC SPLIT / WINDOW, PACKAGE UNIT

  1. Ambil tabung MUSI.cool MC-22 dan hubungkan slang warna kuning ke tabung tersebut.
  2. Buka (putar) kran di tabung MUSI.cool MC-22 1/3 bagian saja (hati-hati jangan melebihi dari 1/3 bagian tadi).
  3. Lakukan flushing (pembilasan), dengan cara membuka salah satu ujung slang warna kuning yang berhubungan dengan manifold gauge, agar udara di dalam slang warna kuning keluar, setelah itu kencangkan kembali.
  4. Buka (putar) 1/3 bagian kran low pressure agar MUSI.cool MC-22 bisa masuk ke dalam sistem pendingin. Karena MUSI.cool MC-22 masuk ke dalam sistem dalam wujud cair maka pengisian harus dilakukan pelan-pelan.
  5. Jalankan AC sampai tekanan di dalam sistem stabil. Sistem AC yang bekerja baik akan menunjukan tekanan suction 60-80 Psig untuk AC Split dan AC Window.
  6. Dianjurkan agar pengisian menggunakan tim- bangan dan jumlah pengisian maksimum 30% dari berat freon.
  7. Bila low dan high pressure di dalam sistem sudah normal, kran warna biru dan merah ditutup dan slangnya dapat dilepas. Periksa temperatur udara yang keluar dari grill.
  8. Jangan lupa stiker MUSI.cool MC-22 ditempel di body indoor dan outdoor unit untuk AC Split / Window dan Package unit.
  9. Dilarang merokok, hindarkan dari percikan api pada saat pengisian MUSI.cool MC-22 dan bekerjalah dengan baik dan benar.

PETUNJUK PERBAIKAN DAN PENGGANTIAN KOMPONEN AC YANG MENGGUNAKAN MUSI.cool MC-22

Apabila sistem tidak dingin atau tidak berfungsi dengan baik sehingga diputuskan untuk mengganti katup ekspansi, filter drier, kapiler atau komponen lainnya, maka ikuti petunjuk berikut ini :

  1. Bila sistem masih bertekanan, pasang manifold gauge dan buanglah MUSI.cool MC-22 ke tempat yang berventilasi melalui suction port atau discharge port secara perlahan-lahan atau arahkan slang pembuangan pada tempat yang kosong berisi air, supaya tidak terjadi pengkabutan.
  2. Pastikan sistem pemipaan kosong dari MUSI.cool MC-22. Bila memungkinkan lakukan pemvakuman sistem atau flushing dengan gas Nitrogen sebelum melakukan perbaikan / penggantian komponen.
  3. Apabila akan memperbaiki / membersihkan evaporator / blower, kaliper atau mengganti katup ekspansi maka pastikan terdapat sirkulasi udara yang baik di dalam ruangan.
  4. Apabila akan melakukan penyambungan pipa dengan pengelasan pastikan item 1 dan item 2 sudah dilakukan dengan baik.
  5. Tidak dibenarkan menampung refrigeran MUSI.cool MC-22 pada drier / accumulator dan kondensor pada saat melakukan pengelasan, lakukan pengelasan di luar instalasi.
  6. Tidak dibenarkan membuka evaporator / blower, katup ekspansi, kapiler atau sambungan pipa di dalam ruang pada saat sistem masih bertekanan, hal ini untuk menghindari peningkatan konsentrasi pada suatu tempat.
  7. Dilarang merokok, hindarkan percikan api pada saat melakukan perbaikan dan bekerjalah dengan baik dan benar.

PETUNJUK PEMAKAIAN

  1. Refrigeran hidrokarbon MUSI.cool MC-22 dapat digunakan untuk berbagai peralatan pendingin yang sebelumnya menggunakan HCFC R-22.
  2. MUSI.cool MC-22 memiliki kesesuaian (kompatibilitas) dengan oli yang ada dalam kompresor.
  3. Goyang tabung MUSI.cool MC-22 sebelum digunakan untuk mendapatkan campuran yang baik.
  4. Pengisian ke dalam peralatan pendingin hanya diperlukan maksimum 30% dari berat pengisi- an oleh HCFC R-22. Pengisian berlebih akan mengakibatkan pendinginan tidak optimal.

PETUNJUK PENYIMPANAN

  1. Gas pendingin hidrokarbon MUSI.cool MC-22 memiliki sifat tidak berbau, flammable, dan tidak beracun.
  2. Simpan di tempat berventilasi dan temperatur ruang tidak melebihi 40°C.
  3. Tempat penyimpanan harus kering dan bersih.
  4. Hindarkan dari sumber dan percikan api.
  5. Tidak dibenarkan memindahkan sebagian isi MUSI.cool MC-22 ke dalam tabung lain untuk menghindari kontaminasi.
  6. Pengisian ulang harus dilakukan oleh produsen MUSI.cool MC-22 (Pertamina).

10 KEUNTUNGAN PENGGUNAAN MUSI.cool MC-22 PADA AC WINDOW / SPLIT DAN SEJENISNYA

  1. Menurunkan aliran listrik rata-rata 15-25%.
  2. Tidak memerlukan penggantian komponen.
  3. Tidak memerlukan penggantian oli / pelumas.
  4. Jumlah pengisian media pendingin hanya 30% dari jumlah media pendingin HCFC.
  5. Menambah umur pemakaian kompresor.
  6. Pencapaian temperatur dingin lebih cepat.
  7. Momen torque terhadap motor listrik pengge- rak kompresor menjadi turun.
  8. Pada kompresor kapasitas kecil – 1 phasa, saat dilakukan penyalaan tidak memerlukan bantuan starting kapasitor.
  9. Tidak merusak lapisan Ozon.
  10. Tidak meningkatkan pemanasan global & Ramah Lingkungan.
About these ads

7 Responses to Petunjuk Teknis Retrofit AC Split/Window/Package Unit dengan Menggunakan Refrigeran Hidrokarbon MC-22

  1. wael kfouri says:

    Clearly your open minded and receptive to other ideas. Many people in the online community are a little more totalitarian. im gonna bookmark ur site :D Of course– and I probably shouldn’t even have to say this– people are free to run their own websites as they see fit. But I get the highest value from blogs where either the author’s writing is so outstanding that the lack of comments isn’t material a combination of good writing and good comments leaving my personal Research website if you dont mind wael kfoury

  2. I admire the valuable information you offer in your articles.I enjoying reading your post. You make 100% right points in a concise and pertinent fashion, This is a really good read for me, thank you for your time.

  3. yusuf says:

    sip boos moga jadi amal dan mell semoga sukses

  4. Heri says:

    Artikelnya Ok, btw mo tanya donk..
    1.Bisakah R22 diganti MC-22 tanpa proses Vakum? Misal R-22 udh abis krn bocor trus isi pake MC-22.
    2.Klo ngisinya ga pake timbangan(1/3berat bagian tabung MC-22) apa bisa berpatokan liat dimanifold sprt ngisi R22? Butuh waktu brapa lama pngisian 1unit Ac 1PK?
    3.Brapa % resiko kgagalan pd sistem? Misal,compresor macet, kapiler mampet? Strainer hang?
    Trimakasih.

    • Thx, Pak Hery. Berikut jawabannya:
      1. Bisa tapi tidak direkomendasikan. Apalagi kalau bocor, yang ditakutkan adalah adanya oksigen di pipa yang bisa menyulut terjadinya kebakaran. Kalau tidak bocor, misalnya MC-22 dicampur dengan R-22, dari sisi safety aman, tapi dari performansi jadi kurang bagus.
      2. Justru sewaktu pengisian yang jadi patokan adalah tekanan manifold. Timbangan hanya sebagai patokan tambahan.
      3. Kalau retrofit sesuai SOP, risiko kegagalan hampir tidak ada.

  5. Hery Susanto says:

    Dear pak Agus,
    saya ingin menanyakan : Apakah AC yang sudah menggunakan MC-22 bisa diganti kembali dengan freon r-22. untuk proses pemvakuman apakah sama prosesnya jika kita mengganti dengan freon sejenis.
    terima kasih.
    Hery Susanto

    • Dear Pak Hery,
      Bisa Pak, keduanya saling subtitusi. Pemvakuman sama, hanya prosedur pengosongannya mengikuti petunjuk perbaikan dan penggantian tulisan di atas. Untuk oli, disesuaikan dg spec R-22 lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,318 other followers

%d bloggers like this: