Pilpres dan Lubang Jalan di Bandung

May 16, 2009

SBY BerboediSaya heran sekaligus senang saat melihat jalan berlubang di perempatan Simpang Dago kemarin telah diperbaiki. Sudah berbulan-bulan lamanya lubang di jalan ini dibiarkan. Lubang memanjang dengan luas sekitar 1 meter persegi dan kedalaman 10-15 cm ini jelas sangat membahayakan pengguna jalan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Kalaupun tidak terjadi kecelakaan, lubang jalan ini menghambat kelancaran lalu lintas karena mengurangi kapasitas jalan. Uniknya tidak semua lubang di Bandung diperbaiki. Apakah Pemkot Bandung baru menyadari adanya lubang-lubang tersebut? Apakah baru setengah sadar?

Kita beralih ke topik yang lain dulu. Pilpres. Pasangan Capres-Cawapres yang sudah dideklarasikan baru JK-WIN*. Megawati dan Prabowo masih mengkalkulasi untung rugi. Sedangkan SBY setelah intens berkomunikasi vertikal, akan menunjukkan Cawapresnya kepada rekan koalisinya. Nama Boediono muncul. Rekan koalisi yang merasa tidak diajak berkomunikasi horizontal ngambek, mengancam akan membentuk poros alternatif.

Lantas apa hubungannya lubang jalan di Bandung dan Pilpres Indonesia kali ini? Tak perlu menggunakan butterfly effect-nya chaos theory untuk mengetahui korelasinya. Partai Demokrat akan mendeklarasikan pasangan Capres dan Cawapresnya di Sabuga – Bandung akhir pekan ini. Jadi demi kelancaran deklarasi ini, jalanan di Bandung yang kira-kira dilewati harus diperbaiki! Sederhana kan?

Kepala saya jadi dipenuhi pertanyaan-pertanyaan iseng. Apakah keberhasilan deklarasi acara partai lebih penting dari keselamatan rakyat? Dana perbaikan jalan itu berasal dari pemerintah atau Partai Demokrat? Apakah fasilitas kenegaraan bisa dipakai oleh presiden, meski pun dia sedang berperan dalam kegiatan partainya? Ah, saya biarkan pertanyaan-pertanyaan itu menggayut begitu saja, menambah daftar pertanyaan dari seorang teman saya setelah melihat spanduk yang sekarang banyak dipasang di Bandung: Apakah SBY akan memenangkan Pilpres jika Cawapresnya adalah Boediono? Bagaimana jika Cawapresnya adalah Boedi Anduk?…

*) Tulisan ini seharusnya di-publish Kamis malam, sayang fasilitas posting di www.indonesiasejahtera.wordpress.com tidak bisa digunakan. Sempat kepikiran apakah ini sabotase sementara?