Satu Icon Simpang Dago Telah Tiada

February 27, 2009

aki-dkkBagi yang sering melewati jalan simpang Dago, pasti pernah melihat sosok ini. Seorang kakek-kakek kurus hitam, berpeci haji, menjajakan keripik singkong dari pagi sampai malam. Bisa dikatakan si Aki inilah icon Simpang Dago. Icon perjuangan hidup! Siapapun yang melihatnya akan malu. Beliau yang sudah sepuh begitu masih bersedia menyongsong rezeki tanpa meminta-minta.

Saya sering menjumpainya di Masjid dekat kantorku. Beliau memang tinggal di masjid itu. Tidur sambil membantu bersih-bersih. Beliau selalu shalat berjamaah. Apabila sedang berdagang dan tiba waktu shalat, ia selalu ke masjid itu. Dagangannya diletakkan begitu saja di teras masjid. Jadi kalau kadang saya membeli keripik dan beliau masih sibuk mengaji, saya tinggal ambil keripik dan menaruh uangnya di keranjang dagangan. Beliau sudah paham.

Kadang, beliau menahanku ketika buru-buru keluar setelah shalat. Mengajakku berdiskusi tentang masalah akhirat. Dan terus terang, beliau selalu bisa menasihatiku pada saat yang tepat! Sampai kadang-kadang aku berfikir apakah dia malaikat.

Saya pernah menanyakan tentang  keluarganya. Beliau menjelaskan bahwa keluarganya ada di Cirebon. Anak-anaknya sudah mandiri. Itu saja. Jadi saya berasumsi anak-anaknya sudah mandiri tapi dengan kemampuan ekonomi yang terbatas. Saya tidak terlalu hapal jadwal beliau pulang ke Cirebon, tapi sepertinya sebulan sekali. Seringnya hanya 5 hari di sana, kemudian kembali lagi berjualan di Bandung. Minggu ini sudah lebih dari 7 hari setelah pulang ke Cirebon, beliau belum balik lagi. Ternyata memang beliau tidak akan pernah kembali lagi. Setelah pihak masjid mengontak keluarga si Aki di Cirebon, baru terungkap, si Aki sudah wafat. Beliau dipanggil saat sedang tilawah surat yasin.

Jumat tadi, sebelum khatib naik mimbar. Pihak masjid memberitahukan berita wafatnya si Aki. Dan saya baru tahu, bahwa nama beliau adalah Mulyono. Selama ini kami selalu memanggilnya Aki saja. Ya Allah, sebagaimana indahnya nama dan perbuatannya,  muliakanlah ia di sisi-Mu…


PKS, Partai Kita Semua atau Partai Kebanyakan Singkatan?

February 18, 2009

logo-pksBelum lama ini, setelah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menciptakan efek gaung dari iklan Pahlawan-nya, PKS kembali menampilkan lanjutan serial iklan politiknya. PKS kembali berusaha mencitrakan dirinya kepada publik sebagai partai yang terbuka melalui akronim yang beragam: Partai Kebal Sogokan, Partai Keluarga Saya, Partai Kyai dan Santri, Partai Keberuntungan Saya, Partai Keren Sekali, Pasti Koruptor Sebel, Peduli Kita Setiap saat, Partai Kita Semua sampai Palestina Kita Sayangi.

Iklan terbaru ini juga menjadi perbincangan politik yang hangat. Dan efek gaung iklan PKS bekerja kembali. Iklan sudah tidak diputar di TV, tapi publik masih memperbincangkannya. Termasuk saya juga. Saya kutipkan script chatting saya (Andi) dengan teman lama saya di Pondok Pesantren dulu, Asep Muhammad Saiful Islam (Amsi).

Andi: Sering ketemu Abi* Kang?

Amsi: Minimal tiap bulan kalo ada pengajian bulanan PKS, saya ketemu abi.

Andi: Pokoknya Ketemu Si Abi maksudnya :D :D

Amsi: Memang Kang Andi ini Pakarnya Kata Singkatan. hehe.

Andi: Punten Kang, Seep** singkatannya :P :P

Amsi: Pasti Kang andi Stoknya msih ada :-) :-) wah Pusing Kepala Sebelah nih mikirin singkatan.

Andi: He he he, iya euy udah lama ga guyonan kayak gini, udah lama ga ketawa sendiri d dpn monitor: Padahal Ketawa Sehat.

Amsi: Paling Kena Stroke kalo terus stress..

Andi: Kang Asep, ada tips untuk blajar bahasa Arab? Dasar2 grammer udah lupa lagi, Kang.

Amsi: Ayo bikin lagi!

Andi: Please Kang, Sudah abis!

Amsi: Bahasa arab kan ga sesulit teknik fisika, Kang. Pulsa Kang Sudah abis. Pake Kartu Seluler apa, Kang?

Andi: Paling Kenceng Simpati.

Amsi: Pake Koneksi Speedy di sini mah.

Andi: Tapi aku pakai Indosat :D :D Pernah Ketemu Santri2 lama?

Amsi: Pake koneksi im2 kang. Paling Kalo Saya ke Bandung aja.

Andi: Pastikan Ketemu Saya, Kang!

Amsi: Pasti Kalo Saya sempet ya..

Andi: Puas Kalau Saya kalah?

………(PC ku ngadat….)

Amsi: Mas kemana tadi?

Andi: PC Ku re-Strart, Kang.

Amsi: PC Ku Shutdown bentar lagi hehe..

Andi: Ha ha ha

Amsi: PLN Kekurangan Stok listrik.

Andi: Partai Keadilan Sejahtera sempat angkat isyu itu –> Garing

Amsi: Partai Ku Sementara netral aja..

Andi: Pak Kyai Sudah fatwakan haram golput :D :D

Amsi: Politisi Kemauan Sebagian kiai aja yang nyalon jadi caleg hehe.

Andi: Paling2 Kagak Semua mau dengerin.

6:10pm

Andi: Pas Kedengeran Suara Adzan Kang?

6:12pmAmsi is offline.

6:13pm

Amsi is no longer online. The following was not sent:

Andi : Pastikan Kita Shalat berjamaah, Kang (send as a message)

Amsi is no longer online. The following was not sent:

Andi: Pamit Kang, Sampai ketemu lg (send as a message)

*) Abi = Bapak (bahasa Arab). Di sini sebagai panggilan sayang untuk Pengasuh Pondok Pesantren PP Miftahul Khayr – Bandung, K.H. Drs. Djalaluddin Asy Syatibi (Anggota DPR RI dari Fraksi PKS).

**) Seep = habis (bahasa Sunda).